Selasa, 03 Maret 2015

Indera pada Anak

Panca-indera telah siap bekerja sejak saat bayi dilahirkan. Diduga indera penciuman juga sudah berfungsi saat itu, karena terbukti indera pencecap bayi sudah bekerja, padahal kedua indera itu amat berkait erat. Bayi sudah bisa melihat jelas sejak lahir dan bisa membedakan cahaya dan gerakan. Bayi sudah menangkap getaran suara sejak dalam kandungan dan dapat mendengar begitu lahir. Bayi juga bereaksi terhadap sentuhan sejak dalam kandungan dengan mendekat/menjauhi plasenta, dan pada saat dilahirkan sudah bereaksi senang terhadap tekan- an lembut hangat pada punggung dan perutnya.

Pendengaran 
Telinga, adalah penting untuk alat komunikasi maupun sebagai pusat keseimbangan tubuh.

 
Indera ManusiaPenglihatan
 Indera penglihat adalah mata, yang diawali dalam embrio sebagai dua 'tunas' yang mencuat keluar dari otak. Seorang anak membangun perbendaharaan visual sejak ia lahir. Bola mata adalah struktur kompleks yang terdiri dari 3 permukaan; sclera yang tampak sebagai bagian putih mata, choroid yang penuh dengan darah pengisi bagian dalam yang peka dari bola mata; dan retina berisi sel-sel syaraf peka cahaya yang menangkap gambaran dan mengirim informasinya melalui syaraf mata ke otak. Otak-lah yang kemudian menerjemahkan informasi itu menjadi sesuatu gambaran penglihatan.



Perasa
Sudah diketahui bahwa fetus dalam kandungan sudah bereaksi terhadap sentuhan dengan menjauhi plasenta di awai kehamilan dan mendekati plasenta di masa hamil selanjutnya. Saat dilahirkan, bayi bereaksi secara naluri terhadap sentuhan, dengan memegang erat benda yang tersentuh tangannya, dan bereaksi refleks mengisap bila pipinya diusap lembut. Umumnya bayi bereaksi senang terhadap kehangatan, kelembutan dan tekanan lembut, dan sentuhan menenangkan adalah kebutuhan utamanya di saat dilahirkan. Di usia 1 tahun, indera perasa seorang anak telah cukup berkembang untuk bisa mengenali suatu mainan, cukup hanya dengan merabanya.

Pencecap 
Indera pencecap anak bekerja seperti orang dewasa. Setiap bagian permukaan lidah bertugas mendeteksi rasa tertentu; pahit di bagian belakang, asam di bagian samping, asin di bagian depan, dan manis di ujung lidah. Rasa pahit, asam atau asin menyebabkan bayi menyeringai, menggeleng, atau menangis. Bayi juga dapat membedakan tingkatan rasa manis dan akan mengisap lebih lama dan lebih kuat pada botol air manis dibanding pada air biasa atau agak manis. Anak yang sudah belajar berjalan sudah bisa dengan mudah membedakan biskuit coklat dari biskuit tawar.

Penciuman
Penciuman 
Ujung syaraf pembau yang mirip rambut dan peka mencuat ke rongga hidung. Mereka menangkap bau dan meneruskan informasi ke gelembung- pembau yang berhubungan langsung ke otak. Salah satu yang pertama dikenal seorang bayi adalah bau ibunya. Setiap orang mempunyai bau badan yang khas, yang bisa dikenali oleh seorang bayi. Bayi mengenali bau ibunya karena selalu berkaitan dengan kenyamanan, kenikmatan, dan makanan.




Gejala-gejala
Gejala utama gangguan indera adalah hilangnya sebagian atau seluruh kepekaannya. Mungkin ada rasa sakit atau gejala lain di bagian indera yang bersangkutan. Masalah telinga yang paling umum adalah infeksi dan gejalanya meliputi nyeri, gatal, suhu tinggi, dan keluar cairan dari telinga. Gejala hilangnya pendengaran pada bayi adalah tidak bereaksi terhadap suara, sedang pada anak yang lebih tua: setiap kali mengeraskan suara televisi. Gangguan mata pada anak-anak umumnya infeksi dan iritasi yang menimbulkan nyeri, gatal, merah dan berair. Mengabaikan gejala juling bisa menyebabkan kebutaan pada mata yang bersangkutan.


0 komentar:

Posting Komentar