Selasa, 03 Maret 2015

Tubuh Manusia, Tubuh Anak, Kerangka

Kerangka adalah pembentuk tubuh, suatu struktur kaku dari 206 potong tulang yang berfungsi sebagai pijakan otot agar timbul gerakan. Kerangka adalah struktur pendukung yang melindungi tubuh dengan menutupi isi bagian kepala, dada dan rongga perut. Pada saat kelahiran, sebagian besar kerangka terdiri dari tulang rawan, yaitu jaringan lunak, berserat dan liat, yang bekerja sama dengan tulang dalam membentuk kerangka orang dewasa.


Struktur Tulang


Di bagian tulang yang keras, sel tersusun dalam ribuan silinder untuk menyebarkan gaya yang bekerja pada tulang. Sumsum, lemak yang terdapat di tengah tulang, memproduksi hampir semua sel darah putih dan seluruh sel darah merah tubuh kita. Pada anak- anak, semua tulang terisi sumsum pembuat darah (sumsum yang tetap aktif sampai dewasa hanya yang ada di tulang badan). Tulang mengan- dung mineral - terutama kalsium dan pospor - yang memberi kekuatan dan kekakuan.


Perkembangan tulang
Selama masa kanak-kanak, tulang terbentuk dalam tulang rawan dengan kecepatan tumbuh tertentu yang membuatnya sudah cukup mapan tepat pada masa puber.

Tulang adalah suatu jaringan aktif, hidup dan keras; yang tumbuh, berkembang dan selalu memperbarui diri sendiri. Tiap saat terjadi penyerapan kembali sel tua dan pembentukan sel baru. Di usia kanak-kanak, kerangka terus menerus mengalami proses penyusunan ulang dan penguatan. Pertumbuhan tulang panjang, umumnya terjadi di satu ujungnya, yaitu epiphysis atau ujung tulang yang tumbuh. Cedera pada daerah ini dapat mengurangi pertumbuhan. Latihan dan cukup vitamin (terutama vitamin D), mineral (terutama kalsium) dan protein dalam makanan akan mempercepat pembentukan tulang yang sehat.

Bagan Struktur Kerangka Anak


Sendi siku orang dewasa
Hasil sinar-X di sebelah dan di atas ini menunjukkan apa yang terjadi pada saat pembentukan tulang. Setiap tulang sudah terbentuk saat dilahirkan. Tulang lengan anak-anak terdiri dari tulang rawan (tidak terlihat pada sinar-X) dan tulang biasa (daerah padat). Bersama perkembangan seorang anak, tulang rawan tumbuh menjadi tulang. Dan pada awai usia remaja, lengkaplah perubahan Ini.





Gangguan umum meliputi pecah tu¬lang, sendi terlepas, dan peregangan otot. Kebanyakan bersifat cedera ringan, sedangkan infeksi tulang atau tumor jarang terjadi. Kadang-kadang tulang punggung membengkok ke samping (dikenal sebagai scoliosis), yang menuntut adanya perawatan dini agar berhasil memuaskan. Seorang anak yang memilih diam saja atau tak mau menggerakkan anggota badannya yang cedera, mungkin meng¬alami cedera serius, sedangkan anak yang masih dapat bermain dengan tangan atau lengannya, tidak perlu dice- maskan. Lihat juga diagram-diagram: 45 Nyeri di lengan atau kaki, 46 Nyeri pada sendi, 47 Masalah pada kaki.

0 komentar:

Posting Komentar